Senin, 20 September 2010

Good Muslim Doesn't Smoke

… Good Muslim Doesn’t Smoke …

Mengetahui cara pandang seseorang tentang sesuatu menjadi semacam obsesi buat saya. Apalagi jika ia berasal dari latar belakang yang jauh berbeda. Maka saya tidak menyia-nyiakan kesempatan seperti ini, saat berdiri di depan lift menunggu giliran dan kemudian datang dua orang seumuran, bertampang arab, ikut menunggu pintu lift terbuka.

Melihat mereka bercelana  pendek selutut, kaos u can see. liburan…!! itu yang terlintas dalam benak saya.
“ On vacation pak…. ?” , saya menyapa.
“ What …?”
“ Vacation, holiday…??” saya mempertegas.
“ Ohh yes…!” jawabnya.
 Ting… Pintu lift terbuka.

Satu hal yang membuat saya tidak habis pikir, ketika masuk ke lift rokok ditangannya tidak juga dimatikan. Maka inilah ekspresi orang suebel
“ Where you come from Pak…?”
“Saudi Arabia…”.
Khas… , arabnya kuentel banget. Saya menagkap nada kebanggaan dalam intonasi  jawabannya barusan.
“ So you are muslim…!”,
“Yes…” jawabnya singkat.
“ You know pak, Muslim doesn’t smoke..” sambil tanganku menunjuk benda berapi diantara jari tengah dan telunjuknya.

“why pak, many people smoke here…”
logic. di sini mayoritas adalah muslim. Dan saya tidak menyangkal bahwa banyak muslim menjadi buntu fikirannya, kacau syaraf otaknya kalau tidak bertemu dengan benda ini sehari saja. Dan awas…. saya ingatkan…!!!, mereka bisa sangat sensitive dalam perkara ini.

“Yes, but good muslim doesn’t smoke…!!”
Pilihan kata-kata, intonasi dan pesan bahasa tubuh yang saya pilih seperti tombak besi tajam petani kelapa sawit yang sekuat tenaga dihujamkan kebuah sawit seberat 25 kg agar tidak lepas ketika akan dilontarkan ke truk-truk pengangkut.
Dan benar saja, itu semua membuat harga dirinya tersinggung….

“IS THAT A PROBLEM PAK …”
Saya melihat keduanya. Raut muka keduanya menunjukan rona merah tersinggung berat. 2 orang keturunan asli alumni perang badar, perang yang dicatat dalam sejarah 300 orang pejuang muslim melawan seribuan kaum kafir quraisy di awal-awal periode pertmbuhan Islam berhadapan dengan seorang keturnan jawa bernyali kecil, di dalam sebuah ruangan tidak lebih dari 1.5 x 1,5 meter. Situasi ini jelas sangat tidak menguntungkan.

Allah swt, Dialah yang Maha menolong..
Ting… pintu lift terbuka, angka 1 menyala dan saya harus keluar.
“ No Pak, not at all, the choice is yours “
“ Have a nice vacation ...“
Saya merasa enggan mengucapkan salam sebagai salam perpisahan.

Seorang rekan pernah menasehati, mas Ilham mestinya sadar, tidak semua orang dari Saudi Arabia sana keturunan Rasul saw, banyak juga diantara mereka yang jika ditarik garis keturunannya, mereka berasal dari abu jahal, abu lahab dan konco-konconya. Saya hanya mengangguk-angguk.

… Hanya Allah Yang Maha Benar …

Minggu, 19 September 2010

Selemah-Lemahnya Iman

… Selemah-lemahnya Iman …

Jika anda tidak mampu mencegah kemungkaran dengan kekuasaan, kekuatan anda maka cegahlah kemungkaran itu dengan lisanmu, jika tidak mampu juga maka cegahlah dengan hatimu. Maka ekspresi selemah-lemahnya iman seseorang adalah beritikad di dalam hatinya tidak menyetujui perbuatan mungkar dan berjanji untuk tidak ikut melakukannya.

Dalam kasus di bawah, maka selemah-lemahnya iman adalah: tidak mempercayai bulat-bulat apa yang diberitakan di TV-TV,  Tidak termakan opini public yang dibangun atas dasar kepentingan pemilik media dan berdoa agar saudara-saudara kita di FPI tetap komit dalam amar ma’ruh nahi munkar. Berdoa agar orang-orang Islam yang saat ini memegang posisi strategis kekuasaan tidak menukar agamanya dengan uang recehan.

Maka inilah ekspresi saya sebagai muslim  yang lemah imannya, yang tidak mampu memberikan bantuan kepada saudaranya saat sedang dizolimi, semoga informasi ini menyebar kesegenap penjuru, semoga saudara-saudara saya yang lain mampu melihat jernih persoalan dan semoga Allah memenangkan yang benar dan mengalahkan yang bathil…

… Hanya Allah Yang Maha Benar …

Kiriman dari seorang teman..
Klarifikasi FPI Bekasi Raya Atas Insiden HKBP
Kamis, 16 September 2010 | 12:07 WIB
Dua puluh tahun, umat Islam Bekasi telah menunjukkan KETINGGIAN SIKAP TOLERANSI dan KEBESARAN JIWA terhadap Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dengan membiarkan jemaatnya melakukan kebaktian setiap Ahad di rumah tinggal seorang warga perumahan Mustika Jaya - Ciketing - Bekasi.

Dua puluh tahun, umat Islam Bekasi tidak pernah keberatan, apalagi usil dan mengganggu ibadah Jemaat HKBP di tempat tersebut.

Dua puluh tahun, umat Islam Bekasi tetap tidak protes dengan adanya Jemaat HKBP yang datang dari luar perumahan, bahkan luar Bekasi, ke tempat tersebut.

Namun, setelah dua puluh tahun, seiring dengan makin banyaknya Jemaat HKBP yang datang ke tempat tersebut dari berbagai daerah, maka Jemaat HKBP  mulai tidak terkendali. Bahkan Jemaat HKBP mulai arogan, tidak ramah lingkungan, tidak menghargai warga sekitar yang mayoritas muslim, seenaknya menutup jalan perumahan untuk setiap kegiatan mereka, bertingkah bak penguasa, merusak tatanan kehidupan bertetangga, menciptakan berbagai problem sosial dan hukum. Puncaknya, HKBP ingin menjadikan rumah tinggal tersebut sebagai GEREJA LIAR.

Setelah dua puluh tahun, umat Islam Bekasi, khususnya warga perumahan Mustika Jaya - Ciketing, mulai gerah dan merasa terganggu dengan pola tingkah Jemaat HKBP yang semakin hari semakin arogan, bahkan nekat memanipulasi perizinan warga sekitar untuk GEREJA LIAR mereka.

Sekali pun kesal, kecewa dan marah, umat Islam Bekasi tetap patuh hukum dan taat undang-undang. GEREJA LIAR HKBP di Ciketing diprotes dan digugat melalui koridor hukum yang sah, sehingga akhirnya GEREJA LIAR tersebut disegel oleh Pemkot Bekasi. Tapi HKBP tetap ngotot dengan GEREJA LIAR nya, bahkan solusi yang diberikan Pemkot Bekasi untuk dipindahkan ke tempat lain secara sah dan legal pun ditolak.

HKBP menebar FITNAH bahwa umat Islam Bekasi melarang mereka beribadah dan mengganggu rumah ibadah mereka. Lalu secara demonstratif jemaat HKBP setiap Ahad keliling melakukan KONVOI RITUAL LIAR dengan berjalan kaki, dari GEREJA LIAR yang telah disegel ke lapangan terbuka dalam perumahan di depan batang hidung warga muslim Ciketing, dengan menyanyikan lagu-lagu gereja, tanpa mempedulikan perasaan dan kehormatan warga muslim disana.

Akhirnya, terjadi insiden bentrokan antara HKBP dengan warga muslim Ciketing pada Ahad 8 Agustus 2010, tiga hari sebelum Ramadhan 1431 H.
Dalam insiden tersebut, dua pendeta HKBP sempat mengeluarkan PISTOL dan menembakkannya.
Selanjutnya, tatkala umat Islam Bekasi masih dalam suasana Idul Fithri, pada Ahad 3 Syawwal 1431 H / 12 September 2010 M, Pendeta dan Jemaat HKBP kembali melakukan provokasi dengan menggelar KONVOI RITUAL LIAR sebagaimana yang dulu sering mereka lakukan. Kali ini terjadi insiden bentrokan antara 200 orang HKBP dengan 9 IKHWAN WARGA BEKASI yang berpapasan saat konvoi. Peristiwa tersebut DIDRAMATISIR oleh HKBP sebagai penghadangan dan penusukan pendeta.

Media pun memelintir berita peristiwa tersebut, sehingga terjadi PENYESATAN OPINI. Akhirnya, banyak anggota masyarakat menjadi KORBAN MEDIA, termasuk Presiden sekali pun.

Peristiwa Bekasi Ahad 3 Syawwal 1431 H / 12 Sept 2010 M, BUKAN perencanaan tapi insiden, BUKAN penghadangan tapi perkelahian, BUKAN penusukan tapi tertusuk, karena 9 warga Bekasi yang dituduh sebagai pelaku adalah IKHWAN yang sedang lewat berpapasan dengan KONVOI RITUAL LIAR yang dilakukan 200 HKBP bersama beberapa pendetanya di lingkungan perkampungan warga muslim Ciketing. Lalu terjadi perkelahian, saling pukul, saling serang, saling tusuk dan saling terluka.

Pendeta dan jemaat HKBP yang dirawat di Rumah Sakit dibesuk pejabat tinggi, mendapat perhatian khusus Presiden dan Menteri, namun siapa peduli dengan warga Bekasi yang juga terluka dan dirawat di Rumah Sakit ? Bahkan salah seorang dari 9 warga Bekasi tersebut, justru ditangkap saat sedang dirawat di sebuah Rumah Sakit akibat luka sabetan senjata tajam HKBP.

Mari gunakan LOGIKA SEHAT : Jika peristiwa tersebut PERENCANAAN, mana mungkin 9 ikhwan melakukannya secara terang-terangan dengan busana muslim dan identitas terbuka ! Jika peristiwa tersebut PENGHADANGAN, mana mungkin 9 orang menghadang 200 orang, apa tidak sebaliknya ?! Jika peristiwa tersebut PENUSUKAN, mana mungkin 9 ikhwan lebam-lebam, luka, patah tangan, bahkan ada yang tertusuk juga !

Soal PENON-AKTIFAN Ketua FPI Bekasi Raya oleh DPP-FPI bukan karena salah, tapi untuk melancarkan roda organisasi FPI Bekasi Raya yang teramat BERAT tantangannya, sekaligus meringankan beban tugas sang Ketua yang sedang menghadapi UJIAN BERAT dalam menghadapi tuduhan dan proses hukum. Jadi, putusan tersebut sudah tepat, dan merupakan langkah brillian dari DPP mau pun DPW FPI Bekasi.

Langkah tersebut bukan saja cerdas, tapi menjadi bukti TRADISI FPI yang berani, tegas dan bertanggung-jawab. Ketua FPI Bekasi Raya, baru disebut-sebut namanya saja oleh pihak kepolisian, sudah dengan gagah langsung serahkan diiri ke Polda Metro Jaya secara sukarela didampingi DPP-FPI untuk diperiksa. Dan siap menjalani proses hukum bila dinilai bertanggung-jawab dalam insiden Bekasi, walau pun beliau tidak ada di lokasi kejadian. Bandingkan dengan SIKAP PENGECUT Pemred Palyboy Erwin Arnada yang melarikan diri dari VONIS DUA TAHUN PENJARA yang sudah ditetapkan Mahkamah Agung sejak 29 Juli 2009. Bandingkan dengan sikap pengecut DEWAN PERS dan LSM KOMPRADOR yang berusaha melindungi dan membantu Sang TERORIS MORAL tersebut dari putusan tetap Mahkamah Agung.

Bagi segenap pengurus, anggota, aktivis, laskar dan simpatisan FPI dari Pusat hingga ke Daerah, bahwa Ketua FPI Bekasi Raya adalah PEJUANG bukan pecundang. Beliau TIDAK ADA DI LOKASI kejadian saat peristiwa. Beliau hanya kirim SMS AJAKAN kepada umat Islam untuk membela warga Ciketing beberapa hari sebelum peristiwa, tapi dituduh sebagai provokator, sedang Para Pendeta HKBP yang mengajak, membawa dan memimpin massa Kristen serta memprovokasi warga muslim dengan KONVOI RITUAL LIAR, tak satu pun diperiksa.

Kini yang menjadi pertanyaan adalah :
1.   Kenapa Para Pendeta HKBP yang jadi PROVOKATOR dan PENGACAU tidak diperiksa ?
2.   Kenapa kegiatan HKBP setiap Ahad di Ciketing yang menggelar KONVOI RITUAL LIAR keliling  perumahan warga muslim dengan lagu2 Gereja secara demonstratif dibiarkan ?
3.   Kenapa dua pendeta yang bawa PISTOL &  menembakannya ke warga pada insiden 8 Agustus 2010 tidak ditangkap ?
4.   Kenapa dua jemaat HKBP, Purba &  Sinaga, yang bawa PISAU saat insiden 12 September 2010 sudah ditangkap lalu  dilepas kembali ?
5.   Kenapa jemaat HKBP yang memukul dan  menusuk 9 ikhwan warga Bekasi tidak ditangkap ?
6.   Kenapa Presiden dan Para Menteri serta pejabat dan sederetan Tokoh Nasional memberikan simpatik kepada PENGACAU sambil menyalahkan warga muslim Bekasi ?
7.   Kenapa banyak pihak senang mengambil  kesimpulan dan keputusan hanya berdasarkan OPINI dan ISSUE media ?
8.   Kenapa di Indonesia yang merupakan negeri mayoritas muslim terbesar di dunia, justru yang terjadi adalah MAYORITAS TERTINDAS OLEH TIRANI MINORITAS ?
9.   Kenapa MINORITAS di Indonesia terlalu dimanjakan, sehingga mereka jadi tidak tahu diri, bahkan menjadi angkuh dan sok jago ?
10.Kenapa ketika terjadi insiden kecil terhadap SEORANG PENDETA semua teriak  nyaring, tapi ketika RIBUAN umat Islam dibantai di Ambon, Sampit dan Poso teriakan macam itu tak terdengar ? Bahkan saat sebuah Masjid dibakar di Medan belum lama ini tidak ada satupun media nasional meliputnya, kemana suara yang selalu mengatasnamakan kebebasan beragama dan beribadah ?

Laa ilaaha illallaah, Muhammadur Rasuulullaah. Jawablah semua pertanyaan tersebut dengan jiwa bersih dan akal sehat serta argumentasi Syariat.

Oleh sebab itu, Keadilan harus ditegakkan ! Hukum tidak pilih kasih ! Jika 9 Ikhwan warga Bekasi sudah ditahan karena dituduh terlibat langsung dalam perkelahian tersebut, dan Ketua FPI Bekasi Raya pun sudah ditahan karena dituduh terlibat secara tidak langsung, maka mereka yang terlibat langsung mau pun tidak langsung dari kelompok HKBP harus ditahan juga !
Karenanya, segenap pengacara Bantuan Hukum Front (BHF) dari DPP-FPI dan Kongres Umat Islam Bekasi (KUIB) akan tetap dan terus berjuang melakukan pembelaan hukum terhadap Ketua FPI Bekasi Raya dan seluruh warga Bekasi yang ditahan akibat peristiwa tersebut. Tekad Bulat BHF dan KUIB adalah membuktikan bahwa mereka TIDAK BERSALAH, karena mereka hanya KORBAN AROGANSI HKBP dan OPINI SESAT MEDIA MASSA. Bahkan BHF dan KUIB akan tetap dan terus berjuang membela hak-hak warga Ciketing yang selama ini dirampas dan dirusak oleh HKBP.

Bekasi kota religi. Bekasi kota Islami. Siapa ingin kotori atau kacaukan Bekasi silakan keluar dari Bekasi !

Sebar luaskan berita ini agar umat Islam tidak menjadi KORBAN MEDIA !

Hasbunallaahu wa Ni'mal Wakiil, Ni'mal Maulaa wa Ni'man Nashiir.
Allahu Akbar ! Allahu Akbar ! Allahu Akbar !

fpi.or.id/adie

Sumber : fpi.or.id

Selasa, 31 Agustus 2010

Tuhan Sembilan Centi

Jika sedang melihat file-file lama, materi di bawah ini adalah salah satu favorit saya.
Mengikuti Safari Ramadhan seperti dejavu.

Hampir semua laki-laki di masjid ini berlomba-lomba.
Berlomba mengepulkan asap putih kecoklatan.
Asap-asap racun itu berlomba-lomba masuk ke hidung siapa saja,
tidak peduli apakah ia merokok atau tidak.
Masuk keparu-paru dan meninggalkan racun yang enggan untuk keluar.
Yang kurang beruntung, melayang ke atas mengotori rumah Allah seperti kawanan tawon menyerang musuh.

Lelaki bersarung, berkopiah hitam
Bersorban dan berpeci putih
Semua sama, masuk dalam kategori ahli hisap.
Sesekali mereka tertawa mendengar lelucon dari sang ustadz
Sambil memamerkan gigi-gigi kuning kecoklatan karena racun nikotin.

Sang ustadz tersenyum melihat ceramahnya didengar orang
Sejurus kemudian, ia menyalakan korek dan menghisap rokok.

Saya tidak tahan ingin keluar.
Namun mencoba bertahan
Dan berjanji, besok…! materi ini harus sampai lagi ke-email anda.

... Tuhan Sembilan Centi ...
Oleh: Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na'im sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,
Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur
ketika dua orang bergumul saling menularkan HIV-AIDS sesamanya, tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus, kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil 'ek-'ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya,
pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na'im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak, tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan
AC penuh itu.
Mamnu'ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii'atun bi mukayyafi al
hawwa'i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang
rokok. Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu 'alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia
mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku' dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.



Senin, 30 Agustus 2010

Menjadi Muslim Artinya Harus Berjuang

… Menjadi Muslim Artinya Harus Berjuang …

Saya membaca disitus berita yahoo, Pekerja muslim di Italia dilarang untuk berpuasa. Mereka akan dipecat jika menolak untuk tetap mengkonsumsi makanan dan minuman selama bulan Ramadhan. Peraturan yang sangat tidak masuk akal ini dikeluarkan oleh Komite Keselamatan kegiatan pertanian Italia dan disepakati oleh serikat buruh. Mereka menetapkan aturan ini dengan alasan kesehatan.
Saya mengetik manfaat puasa di search engine google.co.id dengan judul manfaat puasa dan tahukah anda hasilnya…??? tidak sampai 1 detik saya mendapatkan 3.004.000 artikel yang ditulis oleh berbagai profesi tentang manfaat puasa. Ada dokter, ahli gizi, psikolog, praktisi kesehatan, dosen, peneliti, bahkan oleh yang bukan muslim. Mereka semua mufakat tanpa berdebat bahwa puasa bermanfaat besar bagi yang melaksanakannya.

Pemerintah Italia, Negara yang penduduknya mayoritas Katolik ini tidak mengakui Islam sebagai agama yang berdaulat. Pemerintah juga tidak mengizinkan umat Muslim membuat stasiun televisi dan radio yang dapat menyiarkan acara-acara islami. Bahkan selain dikota Roma, Muslim dilarang menguburkan jenazah orang meninggal dengan tata cara Muslim. Selain dikota Roma, anda harus memiliki izin jika ingin beritikaf, berdiam diri di masjid, melakukan ibadah, merenung akan segala yang sudah dilakukan, membaca Qur’an dan kegiatan-kegiatan lain yang masuk dalam kategori I’tikaf adalah tindakan Kriminal jika dilakukan tanpa izin.

Lalu saya membayangkan; siapa sebenarnya yang rasis, siapa yang diskriminatif…?? siapa yang sebenarnya senang berbuat sewenang-wenang…??? siapa yang suka bertindak di luar batas kewajaran…?? siapa yang suka melarang seeorang untuk menjalankan keyakinannya…?? bukan..bukan Muslim. Anda semua hanya harus jujur melihat fakta, jernih menggunakan hati untuk tahu jawabnnya.

Disisi lain, saya menyaksikan banyak sekali saudara saya di sini tanpa alasan yang dibolehkan syariat meninggalkan puasa, pura-pura budeg waktu denger adzan, enggan mengulurkan tangan ke kotak-kotak sedekah… . Mudah-mudahan 2 paragraf kondisi di atas bisa mengembalikan lagi semangat menjalankan ibadah sesuai tuntunan yang tengah mati suri…

… Hanya Allah Yang Maha Benar …

Rabu, 25 Agustus 2010

Ambillah Secukupunya Saudaraku

Saya merasa harus mengirim ulang tulisan lama di bawah ini setelah menyaksikan buka puasa kemarin, piring-piring dan mangkok dipenuhi makanan sisa. Diambil sebanyak-banyaknya dan hanya dimakan sedikit saja. Sisanya dibuang, menjadi penghuni tong sampah.

Pak, Bu
Ambillah sedikit saja, takarlah kebutuhan dan kekuatan anda. Ambil lagi jika masih kurang. Habiskan dan jangan buang percuma.

... Ambilah Secukupnya Saudaraku ! ...

Dalam sebuah resepsi pernikahan disebuah gedung, tahun lalu….
Hampir semua orang memadati meja hidangan, besar-kecil, tua-muda, pria-wanita
Berlomba-lomba memenuhi piring dan mangkuk mereka dengan makanan, semuanya…..
Lalu makan sambil berdiri…,bahkan bercakap-cakap….tertawa
Belum lagi habis makanan dimulut dan piring mereka
Matanya sudah melirik kemeja berikutnya…..
Apakah mereka tak makan seminggu lamanya…??? Tidak
Apakah mereka tak punya uang utk membelinya…???Tidak juga
Lalu mengapa….??? 
Bahkan…rasa lapar saya hilang seketika….

Yang lebih menyedihkan…..
Dari bekas piring dan mangkuknya..
Bertumpuk makanan sisa
Gulai…sate….siomay…rendang SEMUANYA SISA… Terbuang percuma
Dan kita masih tertawa seakan tak berdosa

SUNGGUH….
Dari tiap butir nasi yang anda ambil…
Tiap potong daging yang anda bawa…
Tiap bagian kue yang anda sisakan…
Tiap mangkuk sayur yang kita “hinakan”…
Semuanya….SEMUANYA….!!
Akan meminta “pertanggung jawaban” kita

Bulan lalu…, Minggu lalu….Kemarin lusa ….Malam tadi…
Peristiwa yang sama terulang lagi…
Hanya berbeda tempat dan waktunya
Dan sekali lagi…
Rasa lapar saya hilang seketika
Melihat piring-piring penuh dgn makanan sisa..

Makanlah apa yang halal dan baik bagimu tapi janganlah melampaui batas

...Hanya Allah Yang Maha Benar...

Selasa, 24 Agustus 2010

Kualitas Tuhan

… Kualitas Tuhan …

Suatu kali, saya pernah mengajukan pertanyaan kepada seseorang yang mengaku mengimani dan mendalami agama Kristen namun sering sekali - untuk tidak dibilang selalu - menyudutkan Islam lewat tulisan-tulisannya di internet.
“According to the Bible (in any versions) is there anyone greater than Isa As (Jesus)..? lewat pertanyaan singkat dan sangat jelas saya bertanya, “Berdasarkan Injil (dalam versi manapun) adakah manusia yang lebih hebat dari Isa As (Yesus)…?

Dan dia menjawab, “Kami yakin dan percaya bahwa tidak ada manusia lain yang lebih hebat dari Isa Al masih baik berdasarkan Injil, Taurat, Zabur maupun Al-Qur’an. Bahkan Muhammad tidak bisa disamakan dengan dia, karena dia lebih hebat dari Muhammad. Tidak lupa dia mengutip beberapa ayat Qur’an tanpa disertakan dengan terjemahan aslinya, kemudian dia artikan dengan seenaknya (sengaja tidak saya cantumkan, supaya nggak makin banyak orang yang sakit hati).

Dan kemudian saya jawab, “Berdasarkan Bible anda, ternyata ada manusia yang lebih hebat dari Isa Al Masih, lebih hebat dari Musa As, lebih hebat dari Ibrahim As, bahkan lebih hebat dari Muhammad Saw. Namanya Melkisidek and please note It’s according to the Bible.
I’m holding the bible currently and it said, “Ia tidak berbapak, tidak beribu, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan (Injil Ibrani 7:3).

Ibrahim, Musa, Isa dan Muhammad lahir dari rahim seorang Ibu. Sehebat apapun keempat nama tadi, namun mereka tetap memiliki permulaan dan berkesudahan. Namun melkisidek ini memiliki sifat yang sama dengan Tuhan…., tidak-tidak…! Melkisidek ini tuhan. Sebab ia memiliki kualitas yang hanya dimiliki oleh Tuhan.
Jika benar Bible yang saya dan anda pegang, maka umat Kristen seharusnya lebih menyembah Melkisidek dibanding dengan Yesus karena manusia aneh dari negeri entah berantah ini lebih hebat dari Yesus, lebih hebat dari manusia lain yg pernah ada dan saat ini melkisidek ini masih hidup namun entah berada dimana karena hidupnya tidak berkesudahan and once again, it’s according to the Bible.

Dan kemudian dalam kesempatan yang lain “teman” saya ini bertanya, “Anda ingin bertanya atau hanya sekedar menguji…?? dan saya jawab, “Bagaimana mungkin anda menjelaskan agama lain sedangkan pengetahuan akan isi kitab sucinya sendiri aja masih bagusan saya, kok bisanya orang sok-sokan, ngaku-ngaku paham agama Islam nah wong pengetahuan tentang agamanya sendiri saja masih sangat- tidak memadai…??? 

… Hanya Allah Yang Maha Benar …

Selasa, 06 Juli 2010

Philosophy Al Fatihah

… Philosophy Al Fatihah …

Dengan menyebut nama Allah, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Sebutkanlah terlebih dahulu nama-Nya. Identitas-Nya. Siapakah yang saat ini kita hadapi. Dudukanlah posisimu secara proporsional, siapa mahluk siapa Khaliq.

Segala Puji bagi Allah, Tuhan semesta alam
Seperti orang yang hendak meminta, hendak memohon dari Sang Pemilik, pujilah Dia terlebih dahulu. Juga karena memang Hanya Dia saja pemilik alam semesta.

Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang
Sebutkanlah lagi kebaikannya. Juga karena memang hanya Dia yang memberi kita hidup, memberi kita rezeki, menyelamatkan dari segala mara bahaya dan bencana. Kasih sayang Allah adalah satu-satunya penjelasan mengapa kita masih menikmati hidup hingga saat ini.

Yang Menguasai Hari Pembalasan.
Belum saudaraku…, belum saatnya meminta. Pujilah Allah sekali lagi. terlebih karena hanya kepada-Nya lah kita semua dikembalikan. Saat itu sesuatu tidak dapat memberikan pertolongan kecuali atas seizin-Nya.

Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada engkaulah kami meminta pertolongan.
Sebelum permintaan kita sebutkan, sebelum permohonan kita utarakan, tunjukanlah terlebih dahulu komitmen kita kepada-Nya. Tunjukanlah janji setia kita kepada-Nya.

Tunjukilah kami jalan yang lurus.
Yaitu jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.
Maka sebutkanlah permohonanmu, sebutkanlah apapun yang engkau hajatkan, sebutkanlah sesuatu yang membuat hatimu risau. Mintalah solusi dikesempatan ini, mintalah penyelesaian dari semua masalahmu.
Engkau sudah memuji-Nya 3x, engkau sudah menyebutkan komitmen dan janji setiamu, kini saatnya engkau meminta kepada Sang Pemilik.

… Hanya Allah Swt Yang Maha Benar …

note: dari khotbah jum’at beberapa waktu yang lalu.