Sabtu, 13 Maret 2010

Bupati Malang

... Bupati Malang ...
Semenjak adanya fenomena artis yang terjun kedunia politik, maka sebenarnya kita tidak perlu kaget jika suautu hari ada artis yang menduduki posisi wakil rakyat atau bahkan kepala pemerintahan. Tinggal menunggu waktu. Tidak peduli apapun latar belakangnya. Meskipun kita harus husnudzon juga, tidak semua artis memiliki predikat “hitam”.
Tetapi berita tentang rencana dipinangnya Inul Daratista –si goyang ngebor- untuk menjadi Bakal Calon Bupati Malang tetap saja mengagetkan saya. Dr Adian Husaini dalam bukunya Membendung Arus Liberalisme menaruh perhatian besar terhadap sosok yang satu ini. Inul yang muncul diawal 2000-an dan terkenal dengan aksi goyang panggunggnya adalah pioneer. Aksi-aksi lebih erotis dan lebih masal  bermunculan sejak itu. Bahkan anak-anak mencontoh aksinya di depan TV.
Popularitasnya yang terus naik menjadi pertanda bahwa masyarakat semakin rusak. Dukungan dan simpati terhadapnya adalah simbol kalahnya nilai-nilai moralitas masyrakat. Inul adalah icon. Icon memudarnya nilai-nilai akhlakul karimah yang diajarkan dari TK hingga perguruan tinggi.
Yang lebih memprihatinkan (menurut saya…) bahwa partai yang meminangnya adalah PKB. Ya, DPC PKB Malang lewat ketuanya mengatakan diTV bahwa semenjak wacana ini bergulir maka antusiasme warga semakin besar terhadap PKB Malang.
Partai yang katanya dihuni oleh banyak Kiai ini ingin meraih simpti masyarakat dengan meminang Inul sebagai Bakal calon Bupati Malang… , semoga saja ini bukan sikap resmi PKB pada akhirnya. Namun jika ya…, rasanya saya ingin mengajak Bapak dan Ibu segera memiliki KTP Malang supaya terdaftar sebagai pemilih pada Pilkada nanti …
… Hanya Allah Yang Maha Benar …

Tidak ada komentar:

Posting Komentar